ROKHMAN, M. AINUN (2025) “PEMENUHAN KEBUTUHAN HAK-HAK PEKERJA BURUH PEREMPUAN DALAM PRESPEKTIF UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN DI PABRIK ROKOK PT MAJU MELAJU MPGG DRADAH KABUPATEN LAMONGAN”. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.
|
Text
SKRIPSI M. AINUN ROKHMAN FISIP - Ainun R.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
ABSTRAK_SKRIPSI M. AINUN ROKHMAN FISIP - Ainun R-9.pdf Download (192kB) |
Abstract
Pemenuhan Kebutuhan Hak-Hak Pekerja Perempuan Dalam Prespektif Undang-Undang Ketenagakerjaan Di Pabrik Rokok PT Maju Melaju Dradah Kabupaten Lamongan. Skripsi Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Buruh perempuan seringkali menghadapi risiko yang lebih tinggi di tempat kerja serta hak-hak mereka yang kurang di perhatikan karena budaya patriarki dan deskriminasi yang masih sangat melekat di Indonesia sampai saat ini, menganggap wanita lebih lemah dan rentan dibanding dengan laki-laki sehingga mereka lebih mudah untuk dieksploitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana pelaksanaan pemenuhan serta hambatan hak-hak para pekerja buruh perempuan pada perusahaan pembuatan rokok yaitu PT Maju Melaju Dradah Lamongan apakah hak-hak buruh perempuan pada perusahaan tersebut sudah dipenuhi. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang meliputi pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta mengunakan teori kebutuhan Abraham Maslow yang meliputi tingkat kebutuhan Fisiologi, Keamanan, Sosial, Penghargaan, dan Aktualisasi.Penelitian ini mengunakan kualitatif dengan metode deskriptif, dengan mendeskripsikan hasil penelitian dan menganalisa sehingga diperoleh hasil kemudian disimpulkan. Penelitian ini mengunakan sumber data yang berasal dari jurnal ilmiah, literatur, buku, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian meyimpulkan bahwa pemenuhan kebutuhan hak pekerja buruh perempuan dalam lingkup perusahaan PT Maju Melaju belum sepenunhya terpenuhi berdasarkan dari teori Abraham maslow. Pada salah satu pemenuhan fisiologi yaitu hak tentang cuti haid ternyata dalam lingkup perusahaan tersebut tidak terpenuhi dan digantikan dengan diperbolehkan istirahat di perusahaan jika dirasa pekerja sakit saat haid. Serta faktor penghambat dalam pemenuhan hak pekerja perempuan yaitu pihak Kepala Bidang Hubungan Industri ternyata bersifat permisif justifikasi yaitu standard ganda terhadap cuti haid dan faktor pendukung dalam pemenuhan kebutuhan hak-hak pekerja perempuan yaitu pihak Kepala Bidang Hubungan Industri melakukan pengawasan dan monitoring kepada semua pelaku industri di Kabupaten Lamongan. Dari kesimpulan tersebut peneliti dapat memberikan rekomendasi atau masukan bahwa untuk pemerintah seharusnya tidak memberikan standart ganda terhadap penerapan cuti haid serta untuk perusahaan seharusnya mereka memberikan treatmen atau perlakuan sebaik mungkin kepada pekerja khusunya perempuan agar mereka merasa aman dan nyaman bekerja pada perusahaan tersebut.
| Item Type: | Name Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Buruh Perempuan, Hak Pekerja Buruh, Undang-Undang Ketenagakerjaan |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | hafidz khoirul umam |
| Date Deposited: | 02 Dec 2025 01:40 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 03:59 |
| URI: | http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3746 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
