EFEKTIVITAS BERBAGAI AMILIORAN DAN KONSENTRASI GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.)

ALFIANTO, M. RIZAL (2025) EFEKTIVITAS BERBAGAI AMILIORAN DAN KONSENTRASI GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text
ABSTRAK_21021018_M RIZAL ALFIANTO-11.pdf

Download (122kB)
[img] Text
21021018_M RIZAL ALFIANTO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Buahnya sering digunakan sebagai bumbu dapur, bahan utama industri saus, hingga industri farmasi. produksi cabai rawit di Indonesia sering menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga yang tajam, serangan hama dan penyakit tanaman, serta perubahan iklim yang memengaruhi produktivitas. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai rawit melalui penerapan teknik budidaya yang efisien, pengelolaan lahan yang baik, serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian dosis amelioran dan giberelin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bangeran, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada bulan Mei sampai Juli 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor dan setiap faktor terdiri dari 3 level yaitu Faktor pertama adalah Amelioran dan faktor kedua yaitu Giberelin, dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Parameter pengamatan meliputi Pengecekan kandungan unsur haraa tanah sebelum tanam, Tinggi tanaman (cm), Jumlah cabang per tanaman (tangkai), Jumlah daun (helai), Jumlah cabang produktif per tanaman, Jumlah buah per tanaman, Bobot buah (kg). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dihitung dengan analisa sidik ragam dengan uji Fisher (uji F pada taraf 5% dan 1%), apabila terjadi perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil 5%. Terdapat interaksi nyata antara jenis amelioran dan dosis giberelin terhadap pertumbuhan dan hasil tanaaman cabai rawit, baik fase vegetative (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tangkai) maupun fase generative (jumlah cabang produktif, jumlah buah, dan bobot buah). Kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan amelioran ecofarming dan giberelin 40 ppm, yang secara konsisten memberikan hasil di tinggi tanaman tertinggi, jumlah daun ,tangakai, dan cabang produktif terbanyak, jumlah buah dan bobot buah tertinggi. Amelioran ecofarming terbukti meningkatkan kesuburan tanah, ketersediaan unsur hara, serta memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah secara efektif. Giberelin dosis 40 ppm merupakan konsentrasi optimal yang mampu merangsang pembelahan sel, pemanjangan batang, dan pembentukan bunga serta buah secara maksimal.

Item Type: Name Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 02 Dec 2025 04:23
Last Modified: 12 Dec 2025 03:55
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3759

Actions (login required)

View Item View Item