SYUHADA’, AHMAD (2025) PENGARUH PEMBERIAN MACAM DOSIS DAN INTERVAL GIBERELIN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.
|
Text
ABSTRAK_21021021_ahmad syuhada_-11.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
21021021_ahmad syuhada_.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan semusim berupa rumput dan bersifat berumpun. Tanaman padi banyak dikembangkan di Indonesia karena memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi dengan berbagai kondisi lingkungan. Penurunan hasil dan produksi tanaman padi yang disebabkan oleh kurang baiknya pertumbuhan tanaman padi. Oleh sebab itu, Upaya meningkatkan produktivitas padi dapat dilakukan dengan menggunakan varietas unggul dan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembererian macam dosis dan interval giberelin terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sudangan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan pada bulan Februari-Mei 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor dan setiap faktor terdiri dari 3 level, dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali, yaitu faktor pertama adalah dosis Giberelin dan faktor kedua adalah interval penyemprotan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah anakan, jumlah malai, panjang malai (cm), jumlah bulur permalai, bobot gabah basah perpetak (g), bobot gabah basah perhektar (kg), bobot gabah kering perpetak (g), dan bobot gabah kering perhektar (kg). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dihitung dengan analisa sidik ragam dengan uji Fisher (uji F taraf 5% dan 1%), apabila terjadi perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT 5%). Terdapat interaksi pada parameter jumlah anakan, di mana interaksi nyata terjadi. Kombinasi perlakuan dosis 10 l/ha giberelin + interval penyemprotan 3 kali menghasilkan jumlah anakan tertinggi secara signifikan dibandingkan perlakuan lainnya, menunjukkan bahwa frekuensi penyemprotan yang lebih sering dapat memberikan stimulasi pertumbuhan vegetatif yang lebih baik bila dikombinasikan dengan dosis optimal. Dosis giberelin memberikan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh parameter yang diamati, termasuk tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah malai, panjang malai, jumlah bulir per malai, serta bobot gabah basah dan kering baik per petak maupun per hektar. Dosis 10 l/ha Giberelin terbukti paling efektif dalam meningkatkan berbagai parameter agronomis penting tanaman padi, baik pada fase vegetatif maupun generatif. Interval penyemprotan juga menunjukkan pengaruh yang signifikan pada parameter jumlah bulir permalai. Interval 3 kali penyemprotan paling efektif dalam meningkatkan pembentukan bulir.
| Item Type: | Name Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | hafidz khoirul umam |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 03:31 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 03:55 |
| URI: | http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
