PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN BABY (Cucumis sativus L.) ORGANIK

WIDODO, ANDIK (2025) PENGARUH BERBAGAI DOSIS PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN BABY (Cucumis sativus L.) ORGANIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text
abstrak_23021011_ANDIK WIDODO-7.pdf

Download (10kB)
[img] Text
23021011_ANDIK WIDODO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Mentimun menjadi salah satu tanaman sayuran yang diminati masyarakat. Selain dijadikan sayuran dan bahan pelengkap makanan, mentimun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Produktivitas tanaman mentimun ini tergolong rendah, sedangkan produksi mentimun hibrida bisa mencapai 20 t/ha. Upaya meningkatkan produksi mentimun dapat dilakukan dengan cara intensifikasi. Intensifikasi adalah salah satu usaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan cara mengoptimalkan potensi lahan yang sudah ada dengan menggunakan beberapa sarana seperti melakukan pengolahan lahan yang baik dengan pemupukan. Pemupukan yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan adalah melalui sistem organik. Bahan pemupukan yang dapat digunakan salah satunya adalah pupuk kascing. Kascing adalah kotoran cacing tanah yang merupakan pupuk organik yang sangat baik, karena unsur hara yang dikandung langsung dapat tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh berbagai dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun baby. Penelitian dilaksanakan di Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan, Kecamatan Solokuro pada bulan Maret sampai April 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Biasa, yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan. Faktor tersebut yaitu dosis pupuk kascing terdiri dari tanpa pemberian pupuk kascing; 2,5 t/ha; 5,0 t/ha; 7,5 t/ha; 10,0 t/ha; 12,5 t/ha; dan 15,0 t/ha. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot buah per tanaman sampel, bobot buah per petak, dan bobot buah per hektar. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dihitung dengan analisa sidik ragam dengan uji Fisher (uji F pada taraf 5% dan 1%), apabila terjadi perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) 5%. Hasil sidik ragam menunjukkan adanya beda sangat nyata pada perlakuan dosis pupuk kascing pada semua parameter pengamatan yaitu parameter tinggi tanaman pengamatan umur 14 hs, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst, jumlah daun pengamatan umur 14 hst, 21 hst, 28 hst, dan 35 hst, bobot buah per tanaman sampel, bobot buah per petak, dan bobot buah per hektar. Hasil terbaik pemberian dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun baby diperoleh pada perlakuan dosis tertinggi yaitu 15, 0 t/ha dibandingkan dengan dosis lainnya. v

Item Type: Name Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 08 Dec 2025 04:55
Last Modified: 12 Dec 2025 03:54
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3764

Actions (login required)

View Item View Item