MOBILITAS SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE : KAJIAN MORAL ANTHONY GIDDENS

Suwono, Alfian Budi (2025) MOBILITAS SOSIAL MASYARAKAT INDONESIA DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE : KAJIAN MORAL ANTHONY GIDDENS. Magister thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL’ULUM LAMONGAN.

[img] Text
ABSTRAK_ALFIAN BUDI.pdf

Download (500kB)
[img] Text
ALFIAN BUDI SUWONO_24062101033_TESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari mobilitas sosial yang merupakan fenomena dinamis dalam masyarakat yang mencerminkan perubahan status sosial individu atau kelompok, baik ke atas maupun ke bawah. Novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" karya Tere Liye dipilih sebagai objek penelitian karena dianggap mampu merefleksikan realitas sosial dan dinamika mobilitas sosial di Indonesia. Manusia sebagai makhluk sosial yang saling bergantung dan berinteraksi membentuk struktur sosial yang kompleks. Perubahan dalam struktur sosial ini, termasuk mobilitas sosial, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti pendidikan, namun Indonesia sendiri masih menghadapi tantangan dalam hal mobilitas sosial jika dibandingkan dengan negara lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk sikap moral mobilitas vertikal, horizontal, dan struktural masyarakat Indonesia yang tergambar dalam novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" karya Tere Liye. Melalui analisis ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana nilai-nilai moral yang dipegang oleh individu atau kelompok memengaruhi pergerakan mereka dalam struktur sosial, serta bagaimana struktur sosial itu sendiri membentuk dan dibentuk oleh tindakan serta sikap moral para tokoh dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Objek material penelitian adalah novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" karya Tere Liye, yang menjadi sumber data utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka dan catat, serta teknik simak. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi teori. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif analitik dan analisis isi untuk mengidentifikasi serta memaparkan bentuk-bentuk mobilitas sosial dan sikap moral yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" secara komprehensif menggambarkan berbagai bentuk mobilitas sosial masyarakat Indonesia. Mobilitas vertikal termanifestasi melalui sikap moral positif seperti kepatuhan, disiplin, kerja keras, pantang menyerah, membela kebenaran, dan kegigihan dalam mempertahankan hak. Mobilitas horizontal terlihat dari ketahanan menghadapi penderitaan dan ketidakadilan, solidaritas, gotong royong, keberanian menyuarakan kebenaran, melestarikan tradisi, serta kejujuran dan integritas. Sementara itu, mobilitas struktural dipengaruhi oleh idealisme, relasi dan jaringan positif, pendidikan dan keterampilan, keberanian dan keteguhan, serta kemampuan adaptasi dan keluwesan. Sikap-sikap moral ini menjadi modal bagi tokoh-tokoh dalam menavigasi perubahan status sosial dan menghadapi tantangan dalam struktur sosial yang kompleks.

Item Type: Name Thesis (Magister)
Uncontrolled Keywords: mobilitas sosial, sosiologi sastra, anthony giddens
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: riswanda rizky
Date Deposited: 02 Apr 2026 08:03
Last Modified: 02 Apr 2026 08:03
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3881

Actions (login required)

View Item View Item