NILAI SOSIAL DALAM NOVEL SENDIRI KARYA TERE LIYE ( KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA )

MUSTAKIM, MUSTAKIM (2025) NILAI SOSIAL DALAM NOVEL SENDIRI KARYA TERE LIYE ( KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA ). Magister thesis, UNIVERSITAS DARUL ULUM LAMONGAN.

[img] Text
ABSTRAK_MUSTAKIM.pdf

Download (478kB)
[img] Text
MUSTAKIM_24062101006_TESIS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari novel sebagai sarana untuk menyampaikan pesan estetis dan manfaat yang memperkaya pengalaman batin pembaca. Kajian nilai sosial dalam karya sastra menjadi penting untuk memahami representasi, pertahanan, atau pertarungan nilai-nilai tersebut melalui narasi. Teori sosiologi Karl Marx, dengan konsep ideologi dan hubungan kekuasaan, menawarkan perspektif yang menarik untuk menganalisis representasi nilai sosial dalam novel, mengungkap apakah nilai yang direpresentasikan sejalan dengan ideologi dominan atau justru mengkritiknya. Novel "Sendiri" karya Tere Liye secara eksplisit menyentuh konsep kehilangan, penerimaan, dan pencarian makna di usia senja, yang dapat dianalisis melalui lensa sosiologi sastra Marxis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi nilai sosial dalam novel "Sendiri" karya Tere Liye, mendeskripsikan implikasi nilai-nilai sosial tersebut, dan mendeskripsikan internalisasi nilai sosial budaya pada novel "Sendiri" karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra, khususnya teori Karl Marx. Objek material penelitian adalah novel "Sendiri" karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grib Nusantara. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan catat, yaitu membaca, mencatat, dan mengumpulkan kutipankutipan yang relevan dari novel. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi teori, yaitu memadukan dua teori atau lebih untuk mengecek data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Sendiri" karya Tere Liye merepresentasikan lima nilai sosial utama, yaitu nilai kesetiaan dan peneguhan diri, nilai pengorbanan, nilai keberanian, nilai empati dan rasa bersalah, serta nilai kerendahan hati dan penerimaan diri. Kelima nilai ini terjalin dalam berbagai peristiwa dan interaksi antar karakter, mencerminkan bagaimana tokoh utama dan pendukungnya bergulat dengan prinsip-prinsip tersebut dalam menghadapi berbagai tantangan. Lebih lanjut, penelitian ini mengidentifikasi implikasi dari nilai-nilai sosial tersebut yang meliputi nilai kekeluargaan, nilai persahabatan, nilai tolong-menolong, nilai kepedulian terhadap lingkungan, serta nilai keberanian/ketahanan dan nilai kerendahan hati/kebijaksanaan. Nilai-nilai ini menunjukkan bagaimana karya sastra dapat membentuk pemahaman pembaca tentang pentingnya hubungan antarmanusia, kontribusi terhadap masyarakat, dan kesadaran akan tanggung jawab terhadap lingkungan. Proses internalisasi nilai-nilai tersebut terlihat jelas melalui dialog, tindakan, dan perjalanan emosional para tokoh, menegaskan peran sastra sebagai agen sosialisasi yang efektif dalam menanamkan prinsip moral dan etika.

Item Type: Name Thesis (Magister)
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Sulistiyowati Sholikhah
Date Deposited: 02 Apr 2026 08:04
Last Modified: 02 Apr 2026 08:04
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3883

Actions (login required)

View Item View Item