JUDI ONLINE SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN MENURUT UNDANG UNDANG PERKAWINAN NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ISLAM (STUDI PUTUSAN HAKIM No. 607/Pdt. G/2025/PA.Lmg)

MAULANA, M RIZKY (2025) JUDI ONLINE SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN MENURUT UNDANG UNDANG PERKAWINAN NOMOR 1 TAHUN 1974 DAN HUKUM ISLAM (STUDI PUTUSAN HAKIM No. 607/Pdt. G/2025/PA.Lmg). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text (ABSTRAK)
JUDI ONLINE SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN MENURUT UU PERKAWINAN & HUKUM ISLAM - M Rizky Maulana-9.pdf

Download (42kB)
[img] Text
JUDI ONLINE SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN MENURUT UU PERKAWINAN & HUKUM ISLAM - M Rizky Maulana.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik judi online sebagai alasan perceraian dalam perspektif Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan hukum Islam, dengan studi kasus Putusan Pengadilan Agama Lamongan Nomor 607/Pdt.G/2025/PA.Lmg. Latar belakang penelitian didasari oleh maraknya fenomena judi online yang berdampak pada keretakan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data diperoleh dari bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik hukum positif maupun hukum Islam sepakat memandang judi online sebagai perbuatan tercela yang dapat dijadikan alasan sah untuk perceraian. Dalam Putusan No. 607/Pdt.G/2025/PA.Lmg, majelis hakim mengabulkan gugatan cerai istri karena terbukti tergugat sering bermain judi online, menimbulkan utang, dan berpisah tempat tinggal selama tujuh bulan. Pertimbangan hakim mengacu pada Pasal 39 ayat (2) UU Perkawinan, Pasal 19 huruf (a) PP Nomor 9 Tahun 1975, serta Pasal 116 huruf (a) Kompilasi Hukum Islam, yang memuat ketentuan mengenai perjudian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa judi online dapat dijadikan alasan sah perceraian karena menimbulkan kerusakan (mafsadat) dalam rumah tangga. Disarankan agar pemerintah, aparat penegak hukum, dan tokoh masyarakat meningkatkan upaya preventif serta edukasi untuk menekan praktik judi online dan dampaknya terhadap keluarga.

Item Type: Name Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Judi online, perceraian, UU Perkawinan, Hukum Islam, Putusan Hakim
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 06 Apr 2026 03:16
Last Modified: 06 Apr 2026 03:16
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3913

Actions (login required)

View Item View Item