NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI :KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA

YASIN, MOH. (2025) NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI :KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA. Magister thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text (ABSTRAK)
MOH.YASIN_24062101141-6.pdf

Download (279kB)
[img] Text
MOH.YASIN_24062101141.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang, Sastra adalah ciptaan manusia yang merefleksikan realitas sosial dan budaya melalui medium bahasa yang imajinatif. Sebagai salah satu karya sastra yang kaya, novel Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) karya Ahmad Tohari tidak hanya menceritakan kehidupan seorang ronggeng, tetapi juga merepresentasikan dinamika sosial dan kearifan lokal masyarakat pedesaan Jawa. Novel ini menyoroti bagaimana nilai-nilai tradisional berinteraksi dengan tantangan modernitas dan kekuasaan, menjadikannya objek kajian yang relevan untuk memahami hubungan antara sastra dan realitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam manifestasi nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam novel RDP. Secara spesifik, penelitian ini berupaya menjawab bagaimana nilai-nilai kearifan lokal seperti spiritualitas, kepatuhan kepada orang tua, kesabaran, dan gotong royong hadir dan memengaruhi alur cerita serta karakter dalam novel. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk menganalisis struktur naratif, tokoh, dialog, dan konteks sosial-budaya yang tergambar dalam novel. Melalui metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dan dianalisis untuk mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai kearifan lokal tersebut dimanifestasikan dalam tindakan, dialog, dan narasi para tokoh. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa novel RDP memuat berbagai nilai kearifan lokal yang esensial. Nilai spiritual dan religiusitas tradisional tampak kuat melalui kepercayaan masyarakat terhadap roh leluhur. Solidaritas sosial dan gotong royong terwujud dalam partisipasi kolektif di berbagai kegiatan adat, yang memperkuat ikatan komunal. Selain itu, nilai estetika budaya lokal, seperti seni tari ronggeng, berfungsi sebagai identitas yang membedakan komunitas. Novel ini juga menunjukkan nilai perjuangan dan kesetiaan masyarakat dalam mempertahankan adat di tengah tekanan modernitas dan politik. Meskipun demikian, ditemukan juga adanya distorsi nilai moral dan etika lokal akibat pergeseran zaman, menunjukkan kerentanan masyarakat marginal. Secara keseluruhan, Ahmad Tohari berhasil merekam dinamika masyarakat yang penuh kearifan lokal namun rentan terhadap manipulasi.

Item Type: Name Thesis (Magister)
Uncontrolled Keywords: Ronggeng Dukuh Paruk, Sosiologi Sastra, Kearifan Lokal, Budaya Jawa, Ahmad Tohari.
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 02 Apr 2026 04:01
Last Modified: 02 Apr 2026 04:01
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3852

Actions (login required)

View Item View Item