PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK HAYATI CAIR DAN JENIS PUPUK KOTORAN HEWAN PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatica) SECARA ORGANIK

EDIYANTO, EDIYANTO (2025) PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK HAYATI CAIR DAN JENIS PUPUK KOTORAN HEWAN PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea aquatica) SECARA ORGANIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text
abstrak_23021022_EDIYANTO-10.pdf

Download (7kB)
[img] Text
23021022_EDIYANTO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kangkung merupakan sayuran bernilai ekonomi tinggi yang memiliki kandungan gizi lengkap dan sangat digemari oleh masyarakat. Upaya meningkatkan produktivitas kangkung secara berkelanjutan dapat dilakukan melalui pemanfaatan pupuk organik dan Hayati, yang ramah lingkungan dan mampu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pupuk hayati cair mengandung mikroorganisme fungsional yang dapat menambat nitrogen, melarutkan fosfat, dan merangsang pertumbuhan tanaman. Sedangkan pupuk kotoran hewan padat, seperti pupuk kambing dan kascing, kaya akan unsur hara makro dan mikro yang penting bagi pertumbuhan tanaman. Kombinasi kedua jenis pupuk ini diharapkan dapat menghasilkan pertumbuhan optimal pada tanaman kangkung darat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk hayati cair dan macam pupuk kotoran hewan padat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada bulan Juli sampai Agustus 2024. Penelitin ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang terdiri dari dua faktor dan setiap faktor terdiri dari 3 level. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati cair dan faktor kedua yaitu macam pupuk kotoran hewan padat, dari kedua faktor tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Parameter pengamatan meliputi panjang tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (cm), berat segar tanaman per petak (g) dan berat segar per hektar (g). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dihitung dengan Analisa sidik ragam dengan uji Fisher (uji F 5% dan 1 %), apabila terjadi perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT 5%). Hasil sidik ragam menunjukkan adanya interaksi pada perlakuan dosis pupuk hayati cair dan macam pupuk kotoran hewan padat terhadap panjang tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar tanaman per petak dan bobot segar per hektar tanaman kangkung darat. Pupuk hayati cair dosis 30 l/ha dan pupuk kotoran kascing memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya pada pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung.

Item Type: Name Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 12 Dec 2025 03:49
Last Modified: 12 Dec 2025 03:49
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3776

Actions (login required)

View Item View Item