PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STORYTELLING PADA MATERI MENYIMPULKAN ISI TEKS CERITA RAKYAT BAGI SISWA KELAS V SD

SUSILANINGTYAS, SUSILANINGTYAS (2025) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STORYTELLING PADA MATERI MENYIMPULKAN ISI TEKS CERITA RAKYAT BAGI SISWA KELAS V SD. Magister thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text (ABSTRAK)
SUSILANINGTYAS_24062101047-7.pdf

Download (262kB)
[img] Text
SUSILANINGTYAS_24062101047.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kemampuan menyimpulkan isi teks cerita rakyat merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Namun, pembelajaran yang bersifat konvensional sering kali kurang mampu mengembangkan minat dan pemahaman siswa secara optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang mampu menghidupkan materi serta mendorong keterlibatan aktif siswa. Storytelling atau mendongeng merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu mengembangkan daya imajinasi, memperkuat pemahaman, serta menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap teks cerita rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Storytelling pada materi menyimpulkan isi teks cerita rakyat bagi siswa kelas V SD Negeri Jatimulyo I Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro ditinjau dari tiga aspek, yaitu aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa tergolong dalam kategori “Cukup”, di mana sebagian besar siswa (17 orang) belum menunjukkan keterlibatan yang optimal saat guru menyampaikan contoh materi. Hal ini menandakan perlunya peningkatan daya tarik penyampaian Storytelling agar mampu memfokuskan perhatian siswa secara lebih intens. Aktivitas guru tergolong dalam kategori “Baik” dengan persentase pencapaian 72,73%. Guru telah melaksanakan sebagian besar indikator Storytelling, namun perlu peningkatan pada penggunaan media, pengelolaan kelas, dan refleksi pembelajaran. Secara keseluruhan, penerapan model Storytelling menunjukkan efektivitas dalam proses pembelajaran, meskipun diperlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan hasil secara maksimal.

Item Type: Name Thesis (Magister)
Uncontrolled Keywords: Storytelling, teks cerita rakyat, aktivitas siswa, aktivitas guru, hasil belajar siswa.
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 12 Feb 2026 06:46
Last Modified: 12 Feb 2026 06:46
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3822

Actions (login required)

View Item View Item