EKSISTENSI TOKOH UTAMA SEBAGAI REPRESENTASI ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL PERKUMPULAN ANAK LUAR NIKAH KARYA GRACE TIOSO ( SOSIOLOGI SASTRA PIERRE BOURDIEU )

Winanik, Sri (2025) EKSISTENSI TOKOH UTAMA SEBAGAI REPRESENTASI ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL PERKUMPULAN ANAK LUAR NIKAH KARYA GRACE TIOSO ( SOSIOLOGI SASTRA PIERRE BOURDIEU ). Magister thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text (ABSTRAK)
SRI WINANIK_24062101050-6.pdf

Download (490kB)
[img] Text
SRI WINANIK_24062101050.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari bagaimana individu berhadapan dengan struktur sosial, dan bagimana kajian sosiologi sastra menyoroti hubungan dialektis antara teks sastra dan konteks sosialnya, mengakui peran sastra sebagai cerminan sekaligus agen perubahan sosial. Di Indonesia, kesenjangan eksistensi kaum minoritas, termasuk etnis Tionghoa, termanifestasi dalam berbagai bentuk diskriminasi yang memengaruhi identitas dan penerimaan mereka. Novel "Perkumpulan Anak Luar Nikah" karya Grace Tioso menjadi objek studi yang menarik untuk menganalisis eksistensi tokoh utama sebagai representasi etnis Tionghoa melalui lensa teori Pierre Bourdieu, yang meliputi habitus, arena sosial, dan modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan habitus tokoh utama Martha, Mendeskripsikan representasi arena sosial tokoh utama Martha, dan Mendeskripsikan modal sosial yang dimiliki oleh tokoh utama Martha dalam novel "Perkumpulan Anak Luar Nikah" karya Grace Tioso. Melalui analisis ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana eksistensi tokoh utama direpresentasikan dan dipengaruhi oleh struktur sosial yang kompleks dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra Pierre Bourdieu. Objek material penelitian adalah novel "Perkumpulan Anak Luar Nikah" karya Grace Tioso. Data dikumpulkan melalui teknik pustaka dan catat, dengan fokus pada kutipan-kutipan yang relevan dengan konsep habitus, arena sosial, dan modal sosial. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi teori, yaitu dengan memadukan dua teori atau lebih untuk mengecek data yang diperoleh sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian ini adalah bahwa habitus tokoh utama Martha terbentuk dari pengalaman hidupnya yang kompleks sebagai ibu rumah tangga dan individu yang beradaptasi dengan lingkungan baru di Singapura, tercermin dalam ketekunan, kasih sayang, optimisme, kerinduan akan interaksi sosial, ketepatan waktu, refleksi diri, adaptabilitas, rasa syukur, kehati-hatian, rasa ingin tahu, dan sikap kritis terhadap peraturan. Martha beroperasi dalam berbagai arena sosial yang kompleks, termasuk sistem transportasi publik Singapura yang ketat, arena media sosial untuk diskursus politik, serta arena sosial keluarga dan komunitas Tionghoa-Indonesia dengan norma dan harapan tertentu, yang memengaruhi tindakan dan persepsinya. Modal sosial Martha terwujud dalam jaringan persahabatannya yang kuat dan kolaborasi intelektualnya, yang memungkinkan pembentukan komunitas online yang signifikan dan transformasi modal

Item Type: Name Thesis (Magister)
Uncontrolled Keywords: sosiologi sastra, pierre bourdieu, habitus, arena sosial, modal sosial, etnis tionghoa, eksistensi tokoh utama.
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: hafidz khoirul umam
Date Deposited: 02 Apr 2026 04:33
Last Modified: 02 Apr 2026 04:33
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3860

Actions (login required)

View Item View Item