DEVIASI PSIKOLOGIS TOKOH DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA: KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD

IMANTO, ANGGUN (2025) DEVIASI PSIKOLOGIS TOKOH DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA: KAJIAN PSIKOANALISIS SIGMUND FREUD. Magister thesis, UNIVERSITAS ISLAM DARUL 'ULUM LAMONGAN.

[img] Text
ANGGUN IMANTO (24062101027) TESIS.pdf

Download (1MB)

Abstract

Berdasarkan analisis data dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian, dihasilkan tiga simpulan tentang deviasi psikologis atau penyimpangan kejiwaan tokoh dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Ketiga gambaran tersebut merupakan jawaban dari ketiga rumusan masalah penelitian dengan tujuan penelitian yang dimaksud. Pertama, bentuk deviasi psikologis tokoh dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Bentuk deviasi psikologis dalam cerita tersebut adalah bentuk atau kasus mother complex, yaitu suatu keadaan ketergantungan yang mendalam yang dialami oleh tokoh Trapani terhadap ibunya sendiri. Dikatakan kronis karena menyebabkan kondisi ibunya juga mengalami gangguan kejiwaan. Kedua, faktor yang melatarbelakangi deviasi psikologis tokoh dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Faktor yang melatarbelakangi deviasi psikologis yang terjadi pada tokoh Trapani berdasarkan hasil analisis adalah karena kasih sayang ibu yang berlebihan sehingga sang anak tidak dapat hidup mandiri dan mengalami rasa bersalah apabila melakukan sesuatu tanpa seizin ibunya terlebih dahulu. Ketiga, dampak deviasi psikologis tokoh terhadap tokoh lain dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Pada rumusan masalah terakhir adalah mengenai dampak deviasi psikologis yang terjadi pada tokoh Trapani 104 yang mengakibatkan (1) Ibu Trapani mengalami gangguan kejiwaan akibat rasa ketergantungan yang berlebihan oleh anaknya akibat salah mendidik anak laki-laki satu-satunya yang berkedudukan sebagai anak bungsu. (2) Eryn selaku mahasiswa yang sedang mengadakan penelitian tentang kasus mother complex yang menimpa tokoh Trapani serta Profesor Yan selaku dokter yang menangani kasus Trapani tersebut. (3) Ikal selaku sahabat Trapani yang mengalami kepedihan mendalam atas kondisi kejiwaan yang dialami sahabat masa kecilnya. Dengan demikian dapat diambil simpulan bahwa setiap hal baik yang kita alami sendiri ataupun yang dialami orang lain, selalu mempunyai dampak positif dan dampak negatif bagi diri sendiri juga bagi orang lain.

Item Type: Name Thesis (Magister)
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
L Education > L Education (General)
Divisions: Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: riswanda rizky
Date Deposited: 02 Apr 2026 08:02
Last Modified: 02 Apr 2026 08:02
URI: http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3884

Actions (login required)

View Item View Item