ATIKAWATI, RENNY (2025) PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENUNGGU DI LORONG MENUJU LAUT KARYA DIAN PURNOMO (EKOFEMINISME SOSIALIS : MARIA MIES). Magister thesis, UNIVERSITAS DARUL ULUM LAMONGAN.
|
Text
ABSTRAK_RENNY ATIKAWATI.pdf Download (478kB) |
|
|
Text
RENNY ATIKAWATI_24062101026_TESIS.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berlatar belakang dari karya sastra, khususnya novel yang seringkali menjadi cerminan realitas sosial dan lingkungan, mengangkat isu-isu krusial seperti kesetaraan gender dan interaksi manusia dengan lingkungan. Dalam perkembangan sastra Indonesia kontemporer, semakin banyak karya yang menampilkan karakter perempuan yang kuat dan multidimensional dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis lingkungan. Novel "Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut" karya Dian Purnomo dipilih karena merepresentasikan perjuangan perempuan dalam menghadapi ancaman pertambangan emas yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat lokal di Sangihe. Latar belakang ini menyoroti bagaimana isu lingkungan beririsan dengan isu sosial dan keadilan gender, serta bagaimana sastra dapat menjadi media untuk mengkritisi kebijakan pembangunan yang mengorbankan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan sebagai penggerak utama perlawanan terhadap ancaman tambang emas dalam novel "Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut" karya Dian Purnomo. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh perempuan untuk mempertahankan tanah dan lingkungan mereka dari eksploitasi tambang, serta menganalisis bagaimana novel tersebut merepresentasikan gagasan ekofeminisme, khususnya dalam kaitannya dengan perjuangan perempuan melawan kerusakan lingkungan akibat pertambangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan ekofeminisme sosialis berdasarkan teori Maria Mies. Objek material penelitian adalah novel "Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut" karya Dian Purnomo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka dan catat, dengan pembacaan cermat terhadap teks novel untuk mengidentifikasi data yang relevan. Keabsahan data dicek menggunakan teknik triangulasi teori, yaitu memadukan dua teori atau lebih untuk mengecek data yang diperoleh. Hasil dari penelitian ini adalah perempuan dalam novel "Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut" digambarkan sebagai penggerak utama perlawanan terhadap ancaman tambang emas, menunjukkan keteguhan dalam jalur hukum, kreativitas dalam strategi perlawanan non-konvensional, serta menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual. Bentuk perlawanan mereka meliputi penolakan alat berat secara fisik, penempuhan jalur hukum dengan mengajukan gugatan, penyebaran informasi dan penggalangan dukungan publik melalui media sosial, serta penggunaan simbol dan bahasa perlawanan. Novel ini secara kuat merepresentasikan gagasan ekofeminisme, menyoroti hubungan mendalam perempuan dengan alam dan tanah leluhur, serta perjuangan mereka yang didorong oleh kepedulian terhadap kelangsungan hidup komunitas, sejalan dengan pandangan ekofeminisme sosialis Maria Mies yang menghubungkan penindasan perempuan dengan eksploitasi alam.
| Item Type: | Name Thesis (Magister) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekofeminisme Sosialis, Perjuangan Perempuan, Kerusakan Lingkungan |
| Subjects: | A General Works > AC Collections. Series. Collected works L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Pend Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Sulistiyowati Sholikhah |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 03:47 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.unisda.ac.id/id/eprint/3912 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
